Rabu, 24 September 2008

Indahnya malam pertama

Lanjutan dari milis Jejak petualang Lowongan kerja ketika kita baru diterima


Satu hal
sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi
bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke
peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang
Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari
itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan
Kita terbuka....
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada
sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari
lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi
kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu
itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna
putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal
bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju Kita...
Bagian kepala..,badan.
..., Dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda
pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding
sendirian...

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan
tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi
langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan
syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan
talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang
tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

Dan
akhirnya.... . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal
sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama
bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah
Di kamar
bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang
Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah
Kita kan
memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang
tahu....
Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan... .
Padahal nikmat
atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali
meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...

Dan
Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke
neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi
.....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli
syurga

Baca jika anda ada masa
/waktuuntuk ALLAH.
Bacalah hingga
habis.
Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi anugerah
untuk membaca terus hingga ke akhir.

ALLAH, bila saya membaca
e-mailini, saya pikir saya tidak ada
waktu untuk ini....
Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar
bahwa pemikiran semacam inilah yang ....
Sebenarnya, menimbulkan pelbagai
masalah di dunia ini.

Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada
hari Jum'at......
Mungkin malam JUM'AT?
Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?
Kita suka ALLAH pada masa kita sakit....
Dan sudah pasti waktu ada
kematian...

Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang untuk
ALLAH waktu bekerja atau bermain?
Karena...
Kita merasakan diwaktu itu
kita mampu dan sewajarnya mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.

Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka... ...
Bahwa nun di sana masih ada
tempat dan waktu dimana ALLAH bukan lah yang palingutama dalam
hidup ku (nauzubillah)

Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala
yang telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya
kepada kita sebelum kita meminta.

ALLAH
Dia adalah sumber
kewujudankudan Penyelamatku
IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan
hari.
TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.

Susah vs. Senang
Kenapa susah sekali menyampaikan
kebenaran?

Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai
ceramah kita segar kembali?
Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi
kita bangga mem "forward" kan email yang tak senonoh?
Hadiah yang
paling istimewa yang pernah kita terima.
Solat adalah yang terbaik.... Tidak
perlu bayaran , tetapi ganjaran lumayan.
Notes: Tidak kah lucu betapa
mudahnya bagi manusia TIDAK Beriman PADA ALLAH
setelah itu heran kenapakah
dunia ini menjadi neraka bagi mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang
berkata "AKU BERIMAN PADA ALLAH" TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the
way, also"believes"
in ALLAH ).

Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email
lawak yang akhirnya tersebar bagai api yangtidak
terkendali., tetapi bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering orang
berpikir 10 kali untuk berkongsi?

Tidakkah mengherankan bagaimana
bila anda mulai mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada
semuarekan anda
karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak pasti apakah
mereka suka atau tidak?.

Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa
risau akan tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap
anda.

Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini kepada semua
rekan mereka di rahmati ALLAH.

Tidak ada komentar: